TUGAS 8 PENELITIAN PENDIDIKAN
TUGAS
8
Nama: Baiq
Rahayu Rizki Fadila
Nim: E1B015008
E-mail: rahayuppkn@gmail.com
No Hp: 081805662814
A. Penelitian deskriptif
Adalah salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyajikan
gambaran lengkap mengenai setting sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan
klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan
mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang
diteliti antara fenomena yang diuji. Dalam penelitian ini, peneliti telah
memiliki definisi jelas tentang subjek penelitian dan akan menggunakan
pertanyaan who dalam menggali informasi yang dibutuhkan. Tujuan
dari penelitian deskriptif adalah menghasilkan gambaran akurat tentang sebuah kelompok,
menggambarkan mekanisme sebuah proses atau hubungan, memberikan gambaran
lengkap baik dalam bentuk verbal atau numerikal, menyajikan informasi dasar
akan suatu hubungan, menciptakan seperangkat kategori dan mengklasifikasikan
subjek penelitian, menjelaskan seperangkat tahapan atau proses, serta untuk
menyimpan informasi bersifat kontradiktif mengenai subjek penelitian.
Contoh: DESKRIPTIF, menjelaskan
karakteristik atau fungsi, didahului oleh perumusan hipotesis dan rancangan
riset terstruktur, data skunder, survey, dan observasi.
B. Penelitian korelasi atau korelasional
Adalah suatu penelitian untuk mengetahui hubungan
dan tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih tanpa ada upaya untuk
mempengaruhi variabel tersebut sehingga tidak terdapat manipulasi variabel
(Faenkel dan Wallen, 2008:328).
Judul Penelitian :
Kualitas Pelayanan Karyawan Administrasi Akademik, Survei di
Politeknik Kesehatan Jakarta (2003)
Masalah Penelitian:
1.
Apakah terdapat hubungan pengetahuan
administrasi akademik dengan kualitas pelayanan karyawan?
2.
Apakah terdapat hubungan komunikasi
interpersonal dengan kualitas pelayanan karyawan?
4.
Apakah terdapat hubungan pengetahuan
administrasi akademik, komunikasi interpersonal, dan kemampuan berpikir mekanik
dengan kualitas pelayanan karyawan? (Rusmini 2004:5).
Kajian Teoretis
Teori-teori yang dikemukakan dalam penelitian ini menyangkut
variabel penelitian yang melipputi kualitas pelayanan, pengetahuan administrasi
akademik, komunikasi interpersoanl, dan kemampuan berpikir mekanik.
Kualitas pelayanan
Berdasarkan teori-teori yang dideskripsikan, peneliti
menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan karyawan adalah "keseluruhan hasil
kegiatan karyawan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan
pedoman atau peraturan yang telah ditetapkan untuk memenuhi harapan pelanggan dengan
indikator kepedulian karyawan dan kepuasan pelanggan" (Rusmini, 2004:9).
Pengetahuan Administrasi Akademik
Berdasarkan teori-teori yang dideskripsikan, peneliti
menyimpulkan bahwa pengetahuan administrasi akademik adalah "segenap yang
diketahui karyawan tentang konsep, fakta dan prinsip-prinsip kegiatan dalam
pelayanan yang berhubungan dengan administrasi akademik yang meliputi bidang
pengerjaan, kemahasiswaan, media pendidikan, perpustakaan, laboratorium, dan
perbengkelan" (Rusmini, 2004:15)
Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal disimpulkan peneliti berdasarkan
teori-teori yang dideskripsikannya sebagai "interaksi antara pemberi dan
penerima informasi atau pesan baik menggunakan alat ataupun tanpa bantuan alat
yang dapat menunjang kegiatan akademik dengan indikator penyampaian dan
penerimaan pesan, kerja sama, dan umpan balik" (Rusmini, 2004:18).
Kemampuan Berpikir Mekanik
Kemampuan berpikir mekanik disimpulkan peneliti berdasarkan
kajian teoritis sebagai "kesanggupan seseorang dalam menuangkan gagasan
yang berkaitan dengan masalah mekanik dengan indikator penyusunan konsep
tentang penggunaan alat-alat mekanik, penerapan prinsip-prinsip fisika mekanik,
dan pemecahan masalah mekanik" (Rusmini, 2004:21).
Hipotesis Penelitian
Berdasarkan kajian teoretis dan penyusunan kerangka berpikir
tentang asumsi hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik
secara terpisah maupun secara bersama-sama, maka peneliti mengajukan hipotesis
penelitian sebagai berikut.
1.
Terdapat hubungan positif antara pengetahuan
interpersonal akademik dan kualitas pelayanan.
2.
Terdapat hubungan positif antara
komunikasi interpersonal dan kualitas pelayanan.
3.
Terdapat hubungan positif antara
kemampuan berpikir mekanik dengan kualitas pelayanan.
4.
Terdapat hubungan positif antara
pengetahuan administrasi akademik, komunikasi interpersonal dan kemampuan
berpikir mekanik secara bersama-sama dengan kualitas pelayanan (Rusmini,
2004:22).
Metodologi Penelitian
Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan
korelasional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengetahuan
administrasi akademik (X1), komunikasi Interpersonal (X2), dan kemampuan
berpikir mekanik (X3). Sementara itu, variabel terikatnya adalah kualitas
pelayanan (Y).
Penelitian ini dilakukan di Politeknik Kesehatan Jakarta II
dengan unit analisis karyawan administrasi akademik. Penelitian ini dilakukan
mulai dari bulan Januari sampai dengan Juli 2003.
Pengambilan sampel sebanyak 60 karyawan dilakukan secara
acak dari populasi karyawan administrasi akademik di Politeknik Kesehatan
Jakarta II yang berjumlah 121 orang dengan tingkat pendidikan SMA.
Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dari
keempat variabel adalah daftar pernyataan dan pertanyaan. Kualitas pelayanan
karyawan sebagai variabel terikat didasarkan pada penilaian mahasiswa, dengan
cara masing-masing karyawan dinilai oleh 3 orang mahasiswa (rater). Rater
dipilih secara acak sederhana. Skor kualitas pelayanan karyawan diperoleh
berdasarkan skor rata-rata dari ketiga penilai.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah teknik regresi sederhana dan jamak, korelasi sederhana dan jamak dan
korelasi parsial. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu
dilakukan uji persyaratan analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas.
Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis penelitian, maka
temuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.
Terdapat hubungan positif yang
sangat signifikan antara pengetahuan administrasi akademik dan kualitas
pelayanan.
2.
Terdapat hubungan positif yang
sangat signifikan antara komunikasi interpersonal dan kualitas pelayanan.
3.
Terdapat hubungan positif yang
sangat signifikan antara kemampuan berpikir mekanik dengan kualitas pelayanan.
4.
Terdapat hubungan positif yang
sangat signifikan antara pengetahuan administrasi akademik, komunikasi
interpersonal, dan kemampuan berpikir mekanik secara bersama-sama dengan
kualitas pelayanan (Rusmini, 2004:25-29).
Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa kualitas
pelayanan karyawan di Politeknik Kesehatan Jakarta II dapat ditingkatkan dengan
mengembangkan pengetahuan administrasi akademik, komunikasi interpersonal, dan
berpikir mekanik (Rusmini, 2004: 30).